Entah apa yang saya rasakan, suatu pengalaman yang saya dapat pada saat kegiatan lapangan di Taman Nasional Bunaken. Lebih tepatnya pada hari Kamis, 11 Maret 2021 di mana kami beberapa anak magang FMIPA Biologi Unsrat mendapat jadwal untuk berangkat ke Pulau Bunaken bersama-sama dengan pegawai Taman Nasional Bunaken.

Kami berangkat dari dermaga Tiwoho pukul 08.00 pagi. Dalam perjalanan menuju ke Pulau Bunaken, kami bisa memanjakan mata karena dapat melihat secara langsung beberapa Pulau yang berdampingan dengan Pulau Bunaken, seperti Pulau Manado Tua dengan pemandangan laut yang sangat luas.

Di Pulau Bunaken saya bisa mendapat banyak pengalaman dan pelajaran terutama pada saat pengambilan data lapangan, kami mengambil d lokasi titik pertama, kedua, dan ketiga di saat pengambilan data tutupan terumbu karang dengan metode transect. Kami juga dapat belajar untuk mengukur parameter fisik seperti suhu, ph, salinitas dan titk kordinat. Di hari yang sama pun kami di berikan data tentang terumbu karang, serta di ajarkan menggunakan aplikasi CPCE.

Kami juga melakukan banyak kegiatan, mulai dari snorkeling dan mengambil data parameter perairan. Di hari kedua saya di tawarkan untuk belajar menyelam dengan kedalaman 5 meter sehingga ketika menyelam saya bisa menikmati keindahan bawah laut dari Taman Laut Bunaken. Saya juga dapat melihat biota laut dan ekosistemnya. Selain itu, ada juga transplantasi karang yang tak kalah seru untuk dilihat.

Berbagai spesies biota dan ekosistemnya sangat memanjakan mata karena penuh warna. Apalagi, terumbu karang yang tumbuh begitu elok dan menjadi ciri khas di Taman Nasional Bunaken.

Tetapi sampah hasil kiriman yang terbawa arus gelombang masih menjadi salah satu permasalahan utama, sehingga mengurangi daya tarik wisatawan yang datang ke Taman Nasional Bunaken. Bukan hanya itu tetapi juga dapat mengganggu ekosistem dalam kawasan Taman Nasional Bunaken sehingga diharapkan untuk para wisatawan terutama orang-orang yang menetap di Pulau Bunaken untuk dapat lebih menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya.

SHARE
One thought on “BANYAK HIKMAH DI BALIK AMBIL DATA – Pengalaman Mahasiswa Magang Kampus Merdeka -Bella Mustapa-”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *